• Rabu, 20 Oktober 2021

Larangan Menjadikan Kuburan Orang Shaleh Sebagai Tempat Ibadah

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 09:24 WIB
Ilustrasi kuburan/sumber Nu.or.id
Ilustrasi kuburan/sumber Nu.or.id

BAWAKALEM -- Semua orang di dunia ini akan merasakan kematian, sebuah keniscayaan yang akan terjadi kepada setiap makhluk yang bernyawa. Kematian merupakan suatu keniscayaan yang pasti terjadi, yang tidak ada seorangpun tau kapan waktunya itu terjadi.

Pertanyaan nya kemudian adalah bekal apa yang sudah dipersiapkan untuk menghadapi kematian yang waktunya semakin dekat ini? Kita sering melihat orang-orang yang dianggap shaleh untuk dijadikan contoh agar bisa mendapatkan bekal kematian nanti, hingga banyak amalan-amalan yang dilakukan karena melihat orang tersebut.

Jika mengacu pada perilaku baiknya maka itu hal yang baik juga untuk dicontohkan, akan tetapi yang terjadi pada kita sekarang tidak jarang kita kebablasan dalam mencontoh orang-orang shaleh tersebut, sehingga jatuh kepada mengkultuskan orang shaleh tersebut, bahkan setelah dia meninggal.

Tidak sedikit makam atau kuburan orang-orang shaleh dijadikan tempat ibadah, seperti membaca Al-Quran, bahkan untuk shalat di lokasi tersebut. Dalam sejarahnya Nabi Muhammad SAW awalnya melarang ziarah kubur, akan tetapi hukum tersebut berubah dengan maksud dan tujuan bahwa tujuan ziarah kubur itu agar manusia semakin mengingat dan mempersiapkan diri menghadapi kematian.

Baca Juga: Kiat-kiat Memilih Pasangan Hidup Sesuai Syariat Islam

Mencontoh perilaku baik orang lain adalah suatu kebaikan, akan tetapi mengkultuskan nya secara berlebihan maka ini yang jadi masalah. Kebiasaan tersebut (mengkultuskan orang-orang shaleh) sudah terjadi sejak zaman nabi-nabi terdahulu, dan Nabi Muhammad SAW pun meriwayatkan bahwa Yahudi dibinasakan karena mengkultuskan orang-orang shaleh bahkan Nabi dengan beribadah di kuburan-kuburan mereka.

وَعَنْ أَبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: «قَاتَلَ اللهُ الْيَهُودَ: اتَّخَذُوا قُبُورَ أَنْبِيَائِهِمْ مَسَاجِدَ». مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ.
وَزَادَ مُسْلِمٌ: «وَالنَّصَارَى».

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Allah membinasakan orang-orang Yahudi yang telah menjadikan kuburan-kuburan Nabi mereka sebagai masjid (tempat ibadah).” (Muttafaqun ‘alaih. Imam Muslim menambahkan, “Begitu juga dengan kaum Nasrani.“) [HR. Bukhari, no. 437 dan Muslim, no. 530]

وَلَهُمَا: مِنْ حَدِيثِ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا: «كَانَوا إذَا مَاتَ فِيْهِمُ الرَّجُلُ الصَالِحُ بَنَوْا عَلَى قَبْرِهِ مَسْجِداً»، وَفِيْهِ: «أُولَئِكِ شِرَارُ الْخَلْقِ».

Halaman:

Editor: Muhammad Mujadidi H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Muhammad dan Perubahan Sosial

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Jodoh atau Ajal yang Lebih Dulu Menghampiri?

Selasa, 12 Oktober 2021 | 08:24 WIB

Nasihat untuk Para Suami dan Istri

Senin, 11 Oktober 2021 | 19:28 WIB

Penyebab Iblis Enggan Sujud Kepada Adam AS

Senin, 11 Oktober 2021 | 14:14 WIB

Tanda-tanda Terjangkit Penyakit Cinta Dunia

Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:23 WIB

Doa Untuk Orang Sakit Sesuai Sunnah Nabi SAW

Selasa, 5 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Pernikahan-pernikahan Pada Zaman Jahiliyyah

Senin, 4 Oktober 2021 | 14:00 WIB

Doa Agar Terhindar Dari Kemalasan

Senin, 4 Oktober 2021 | 13:00 WIB

Bacaan Doa Masuk dan Keluar Kamar Mandi

Sabtu, 2 Oktober 2021 | 11:14 WIB
X