• Sabtu, 13 Agustus 2022

Muhammad dan Perubahan Sosial

- Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:00 WIB
 Kaligrafi Nabi Muhammad SAW. /Pixabay/matponjot/
Kaligrafi Nabi Muhammad SAW. /Pixabay/matponjot/

 

BAWAKALEM -- Tepat 1450 tahun silam, lahir seorang anak laki-laki yang tanpa disangka bisa merubah secara signifikan kondisi dunia hingga saat ini.

Muhammad ia diberi nama kemudian, lahir bersama visi dan misi besar sebagai pembawa risalah kenabian terakhir, dengan tugas merubah kondisi tatanan sosial pada saat itu yang terkenal dengan sebutan zaman jahiliah.

Mempunyai tugas besar untuk merubah kondisi sosial pada saat itu, Wahyu pertama yang diterima pada usia 40 tahun justru berkaitan dengan perintah membaca.

Secara tekstual wahyu yang turun adalah perintah membaca, yang secara konotasi berkaitan dengan buku dan tulisan. Tapi secara kontekstual makna membaca disana lebih besar dari itu, ada makna theologis yang disampaikan pada pesan didalam ayat tersebut. Dimana perintah membaca disana kemudian disandingkan dengan beriman kepada Allah yang telah menciptakan manusia dari segumpal darah.

Baca Juga: Terkesan Mewah dan Manusiawi, RSUD Al Ihsan Diacungi Jempol

Secara kontekstual terdapat makna yang mendalam dalam ayat tersebut, bahwa perubahan yang dilakukan oleh seorang Muhammad sebagai nabi harus diawali dengan membaca teks dan lingkungan sekitar, kemudian harus mempunyai spirit theologis yang kuat, sehingga perubahan yang dilakukan pun mengandung nilai yang mendalam.

Sebagaimana tugas pertama risalah Muhammad adalah bagaimana mengembalikan manusia kepada Tauhid untuk mengesakan Allah SWT. Disini bisa kita lihat, keberhasilan Muhammad merubah kondisi dunia saat itu adalah dengan memperbaiki kondisi ketuhanan manusia agar kembali kepada allah sebagai Tuhan yang maha esa.

Maka akan selalu ada kaitan yang begitu erat antara perubahan sosial dengan kondisi spiritual yang terjadi pada pelaku perubahan tersebut. Dimana jika kita lihat, keberhasilan Muhammad dalam merubah kondisi dunia pada saat itu sangat ditentukan oleh kondisi hubungan yang baik antara dia dengan Allah.

Halaman:

Editor: Muhammad Mujadidi H

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Lafalkan Doa Ini Agar Pagimu Menjadi Berkah

Minggu, 9 Januari 2022 | 07:40 WIB

Doa Bercermin Sesuai Contoh Nabi SAW

Kamis, 9 Desember 2021 | 19:17 WIB

Berikut Ini 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga

Kamis, 9 Desember 2021 | 08:10 WIB

Doa Ketika Melihat Orang Tertimpa Musibah

Senin, 6 Desember 2021 | 18:06 WIB

Muhammad dan Perubahan Sosial

Selasa, 12 Oktober 2021 | 15:00 WIB

Terpopuler

X