• Rabu, 20 Oktober 2021

Said Didu Ungkap Tiga Pertimbangan Mengapa Jokowi Pilih Luhut Jadi Ketua Komite KCIC Jakarta-Bandung

- Sabtu, 9 Oktober 2021 | 18:06 WIB
Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung. /Pixabay/Portraitor
Ilustrasi kereta cepat Jakarta-Bandung. /Pixabay/Portraitor

BAWAKALEM -- Mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu mengungkap alasan Presiden Joko Widodo memilih Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan sebagai ketua komite proyek kereta cepat Jakarta-Bandung.

Menurutnya, ada tiga pertimbangan yang membuat Presiden Jokowi memilih Luhut sebagai ketua komite proyek kereta cepat Jakarta-Bandung, yang sebelumnya diketuai oleh Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto.

"Pertama, pak Luhut adalah salah satu inisiator yang ditugaskan bertiga sebelumnya. Ada pak Luhut, Rini Suwandi, dengan pak Jonan pada 2016. Jadi yang sekarang diberitakan tinggal pak Luhut saja," kata Said Didu, dikutip dari PikiranRakyat.com, Sabtu (9/10).

Baca Juga: Kualifikasi Piala Dunia 2022: Jerman Kokoh Di Puncak Klasmen Grup J

Ditambahkan lagi oleh Luhut, alasan kedua yakni proyek kereta cepat Jakarta-Bandung saat ini sedang menghadapi masalah bersama.

"Oleh karena itu, pak Luhut diharapkan menjadi analis yang semakin bagus dalam menangani proyek kereta cepat Jakarta-Bandung," ujar Said Didu.

"Alasan ketiga, pada tahun 2017, pak Luhut sudah menyatakan tidak ada masalah kalau China menjadi pemilik saham mayoritas kereta cepat Jakarta-Bandung," tambahnya.

Baca Juga: 10 Pemain Ini Masuk Nominasi Trofi Kopa, Ada Nama Pedri dan Mason Greenwood

Pada saat ini, pemilik saham mayoritas proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dimiliki Indonesia. Perbandingan saham proyek kereta cepat Jakarta-Bandung antara Indonesia dengan China yaitu sebesar 60:40.

Halaman:

Editor: Muhammad Mujadidi H

Sumber: PikiranRakyat.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Jabar Kokoh di Puncak Klasmen PON XX Papua

Rabu, 6 Oktober 2021 | 21:36 WIB

Lagi! Pemerintah Perpanjang PPKM Luar Jawa-Bali

Senin, 20 September 2021 | 20:18 WIB
X