• Sabtu, 27 November 2021

Deteksi Covid-19 Pakai Tes PCR Karena Standar WHO

- Senin, 8 November 2021 | 04:50 WIB
ilustrasi alat tes PCR (freepik)
ilustrasi alat tes PCR (freepik)

BAWAKALEM.COM -- Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menegaskan pemakaian alat tes PCR untuk mendeteksi Covid-19 karena itu sudah menjadi standar Badan Kesehatan Dunia (WHO).

Juru bicara Kemenkes RI Nadia Siti Tarmidzi mengatakan bahwa tes PCR masih menjadi gold standar dalam mendiagnosis kasus positif Covid-19. Bahkan tidak hanya di Indonesia, namun juga pada level Global.

Menunut Siti Nadia Tarmidzi, kebutuhan akan pemeriksaan tes PCR didorong oleh peningkatan pemeriksaan spesimen di Indonesia, di mana angka positivity rate sudah dibawah 0,4% dari standar yang ditetapkan WHO.

“Semakin cepat kasus positif ditemukan, semakin cepat dapat dipisahkan dari orang yang sehat, tentunya ini dapat mencegah penyebarluasan virus Covid-19 di dalam masyarakat," ujar Nadia, dalam keterangan tertulis, Minggu, 7 November 2021.

Dia pun mengatakan, Kemenkes memastikan secara berkala akan mengevaluasi tarif alat tes PCR. Pihakny menggandeng pihak BPKP untuk melakukan itu.

“Proses evaluasi merupakan standar yang kami lakukan dalam penentuan harga suatu produk maupun layanan, untuk menjamin kepastian harga bagi masyarakat," kata dia.

BPKP pun digandengan kementerian pada evaluasi tarif alat tes PCR pada tiga kesempatan sebelumnya.

Pertama pada tanggal 5 Oktober 2020 ditetapkan pemeriksaan RT PCR Rp900 ribu. Kedua, pada tanggal 16 Agustus 2021 ditetapkan pemeriksaan RT PCR Rp 495 ribu untuk Jawa dan Bali, di luar itu Rp525.

Terakhir pada tanggal 27 Oktober ditetapkan Rp 275 ribu untuk Jawa dan Bali dan Rp300 ribu untuk di luar dua pulau itu.

Halaman:

Editor: Muhammad Mujadidi H

Sumber: kemenkes

Tags

Terkini

Fahri Hamzah Ingatkan Gerindra Bukan Pemilik Fadli Zon

Selasa, 16 November 2021 | 21:13 WIB

Terpopuler

X