• Sabtu, 27 November 2021

Fahri Hamzah Ingatkan Jokowi Pernah Menentang Pejabat Merangkap Pebisnis

- Senin, 8 November 2021 | 05:50 WIB
Presiden Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)
Presiden Jokowi. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris)

BAWAKALEM.COM -- Wakil Ketua Umum Partai Gelora Fahri Hamzah mengkritik tajam pejabat di masa pemerintahan Presiden Jokowi yang diduga memanfaatkan jabatannya untuk berbisnis.

Kritik Fahri Hamzah diduga dilayangkan kepada Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Kedua menteri Jokowi itu ramai diberitakan diduga terlibat dalam bisnis alat tes PCR. Di saat bersamaan, kontroversi itu membuat keduanya diadukan kepada KPK.

Fahri Hamzah pun mengingatkan bahwa Jokowi pernah menentang pejabat merangkap sebagai pebisnis.

Dia mengutarakan itu karena Jokowi merupakan seorang pengusaha, sebelum dirinya menjadi seorang pejabat publik.

"Padahal, sebagai pengusaha, bapak setahu saya berhenti berbisnis sejak menjadi walikota. Saya tidak tahu persis tapi setahu saya, bapak menentang rangkap jabatan," kata Fahri, dikutip dari cuitannya di Twitter @FahriHamzah2021, Minggu, 7 November 2021.

Namun, kata dia, mengapa saat ini pejabat-pebisnis kasat mata di saat Jokowi menjadi presiden. Dia meminta Jokowi menempatkan lagi pejabat sesuai fungsinya.

Ini, ujar Fahri, merupakan urusan etika bernegara. "Karena itu, presiden harus mengembalikan citarasa yang tinggi dalam etika ini," katanya.

"Kita teringat di awal periode pertama presiden @jokowi bersikap keras sekali kepada yang merangkap jabatan. Rasanya di kalangan pejabat, citarasa ini memudar dan karena itu kembali harus ditegakkan," kata dia.

Halaman:

Editor: Muhammad Mujadidi H

Tags

Terkini

Fahri Hamzah Ingatkan Gerindra Bukan Pemilik Fadli Zon

Selasa, 16 November 2021 | 21:13 WIB

Terpopuler

X