• Selasa, 19 Oktober 2021

DPRD Jabar Soroti Mutasi Hingga Aplikasi Kinerja ASN

- Jumat, 24 September 2021 | 13:21 WIB
Komisi I DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke BKD Jabar, Kota Bandung. (Dok. Humas DPRD Jabar)
Komisi I DPRD Jabar melakukan kunjungan kerja ke BKD Jabar, Kota Bandung. (Dok. Humas DPRD Jabar)

BAWAKALEM.COM -- DPRD Jawa Barat (Jabar) menyoroti mutasi Aparatur Sipil Negara (ASN) berdasarkan usulan atau pengajuan diri. Pasalnya, mekanisme yang dilakukan kebanyakan sudah terintegrasi dengan sistem yang ada di Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Kendati demikian, Anggota Komisi I DPRD Jabar, Sidkon Djampi mempertanyakan kemungkinan jika diantara puluhan ribu ASN mengajukan penempatan dari aspirasi.

"ASN yang ada di Jabar idealnya mengikuti sistem yang sudah ada, tetapi apakah ada mekanisme lain selain penempatan dari BKD. Misalnya pengajuan diri atau ikut domisili suami dari ASN tersebut,” tanya Sidkon di BKD Jabar, Jalan Ternate No. 2, Kota Bandung, Kamis (23/9/2021) kemarin.

Baca Juga: Pelaku Penyerangan Ustaz Chaniago Disebut ODGJ, PKS Minta Polisi Dalami Pengakuan Soal Komunis

Sementara itu, Anggota Komisi I DPRD Jabar, Syahrir mempertanyakan aplikasi Tunjangan Remunerisasi Kinerja (TRK) dan Kinerja Mobile (K-Mob) khususnya bagi kalangan ASN di Sekretariat DPRD Jabar (Setwan).

Syahrir melihat, jika ASN di Setwan kerapkali terkendala kealpaan dalam mengisi aplikasi tersebut lantaran berbenturan dengan tupoksi sebagai pelayanan kedewanan.

Baca Juga: Kabar Baik, Tarif Rapid Antigen di 64 Stasiun Turun jadi Rp45.000 Mulai 24 September

Menurut Syahrir, yang menjadi masalah adalah ketika sistem tidak menerima isian aplikasi dari ASN tersebut lantaran keterlambatan pengisian aplikasi dan dikategorikan kelalaian.

"Kebanyakan ASN di Setwan umumnya berfokus pada pelayanan kegiatan dewan, sementara mereka (ASN-red) juga harus memenuhi TRK dan K-Mob, ini menjadi kendala ketika tidak sesuai dengan system dari aplikasi tersebut, padahal mereka juga sudah melaksanakan kinerja sesuai dengan kriteria dari sistem,” beber Syahrir.

Halaman:

Editor: Jajang Saepul Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaksanaan Sekolah Terbuka di Jabar Banyak Masalah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Kemunculan Neokomunisme Tak Bisa Dianggap Sepele

Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Terungkap, Kartosuwiryo Ternyata Tak Bisa Bahasa Arab

Sabtu, 25 September 2021 | 18:28 WIB

Terpopuler

X