• Rabu, 20 Oktober 2021

Darurat Pinjol, Pemerintah Diminta Siapkan Strategi Untuk Memutus Rantai Rentenir

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 19:38 WIB
Ilustrasi pinjaman online alias pinjol. /Instagram/@indonesiabaik.id
Ilustrasi pinjaman online alias pinjol. /Instagram/@indonesiabaik.id

BAWAKALEM -- Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan mengungkapkan bahwa saat ini, Kota Bandung harus menyusun strategi untuk memutus rantai rentenir di kalangan masyarakat.

Menurut penuturan, karena banyaknya desakan dari kalangan masyarakat untuk berutang, semakin mudahnya akses peminjaman yang tersedia.

Jika sebelumnya, warga tergiur untuk kemudahan pencairan dari rentenir door to door, atau bank keliling. Saat ini masyarakat marak untuk memperoleh dana dari layanan pinjaman online, atau yang lebih akrab dikenal dengan istilah pinjol.

Baca Juga: Tanda-tanda Terjangkit Penyakit Cinta Dunia

"Jadi ruang gerak pinjol ini harus betul-betul mampu disiasati Pemkot Bandung dan Satgas Antirentenir. Karena para debitur yang terjerat utang pinjol merupakan korban yang terkena sasaran promo melalui layanan digital atau aplikasi ponsel," ungkap Tedy Rusmawan di gedung DPRD Kota Bandung dilansir dari Galamedianews.com, Kamis, 7 Oktober 2021.

Lantas, kondisi ini sedang marak terjadi hampir di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia. Pemerintah pusat telah menetapkan bahwa sedang darurat jerat pinjol.

Tedy meminta agar adanya penguatan sinergi antara pemerintah Kota Bandung dengan Satgas Antirentenir dalam menambah serangkaian kegiatan dan wawasan bagi masyarakat terkait pinjaman online ini.

Baca Juga: Fantastis, Putra Raja Salman Akuisisi Newcastle United Sebesar 5,9 Triliun

"Untuk mengatasi jerat utang pinjol perlu adanya upaya sinergi bersama antara Pemkot Bandung, Satgas Antirentenir, pihak kepolisian hingga bank bandung yang mudah-mudahan bisa saling mendukung," ucapnya.

Halaman:

Editor: Didit Nurdianto

Sumber: Galamedianews.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pelaksanaan Sekolah Terbuka di Jabar Banyak Masalah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 16:20 WIB

Kemunculan Neokomunisme Tak Bisa Dianggap Sepele

Jumat, 1 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Terungkap, Kartosuwiryo Ternyata Tak Bisa Bahasa Arab

Sabtu, 25 September 2021 | 18:28 WIB
X