• Senin, 27 September 2021

Keren, LRT Jabodebek Akan Jadi Kereta Tanpa Masinis ke-3 di Indonesia

- Selasa, 14 September 2021 | 11:25 WIB
LRT Jabodebek akan menjadi tambahan kereta tanpa masinis atau driverless ke-3 di Indonesia (Humas PT Len Industri )
LRT Jabodebek akan menjadi tambahan kereta tanpa masinis atau driverless ke-3 di Indonesia (Humas PT Len Industri )



BAWAKALEM.COM -- Pembangunan LRT Jabodebek bisa menjadi solusi mengurangi kemacetan dan membangun kemandirian teknologi dalam negeri. Disamping itu hadirnya LRT Jabodebek akan memberikan kemudahan akses jalan dan tentunya ramah lingkungan.

Direktur Strategi Bisnis & Portofolio PT Len Industri (Persero), Linus Andor Mulana Sijabat berharap, hadirnya LRT Jabodebek, ke depannya dapat tercipta interkoneksi di Dukuh Atas. Di mana akan berdekatan dengan LRT Jakarta, MRT, Kereta Bandara, Stasiun KRL Dukuh Atas dan Trans Jakarta.

"LRT Jabodebek menggunakan teknologi CBTC-Moving Block yang menjadikannya sebagai LRT tanpa masinis atau driverless ke-3 di Indonesia setelah Skytrain Bandara Soekarno Hatta dan MRT Jakarta (semi driverless)," kata Linus dalam keterangannya kepada BawaKalem, Selasa, 14 September 2021.

Baca Juga: KAI Daop 2 Bandung Jamin Seluruh Pelanggannya Sudah Vaksin Covid-19

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Jawa Barat, Warga Sukabumi Hati-hati Berpotensi Hujan Petir

Persinyalan LRT Jabodebek menggunakan TrainGuard MT Signalling System dari Siemens dan Len Industri yang melakukan pemasangan semua perangkat persinyalan.

Selain itu, lanjut Linus, Len juga menyuplai produk dan perangkat seperti power supply system untuk persinyalan, sistem pengkabelan indoor dan outdoor persinyalan, perangkat emergency train stop, dan perangkat luar persinyalan lainnya.

Dalam sebuah moda transportasi urban transport seperti LRT, sistem persinyalan dibagi menjadi 3 bagian, yakni wayside signaling equipment (di sepanjang jalur), on board signalling equipment (di dalam kereta), serta indoor signaling equipment.

Suasana LRT Jabodebek yang menggunakan sistem kereta tanpa masinis atau driverless (Humas PT Len Industri)


Sistem persinyalan berfungsi mengatur pergerakan lalu lintas kereta di rel. Sistem CBTC-Moving Block memiliki tingkat keamanan yang tinggi serta dapat mencegah terjadinya tumbukan antar kereta baik dari depan, belakang maupun dari samping.

Kereta dapat bergerak dengan jarak minimum antar kereta untuk memaksimalkan jumlah keberangkatan kereta, namun masih tetap dalam batas aman.

Editor: Jajang Saepul Hamzah

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X